GSA-01
Lem Silen Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya
Beranda » NEWS » Lem Silen Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya

Lem Silen Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya

Lem silen merupakan jenis sealant yang membantu merekatkan material sekaligus mengisi celah pada berbagai bagian bangunan. Istilah ini umumnya merujuk pada silicone sealant, yaitu bahan elastis yang membentuk lapisan setelah mengering. Selain membantu merekatkan permukaan, bahan ini juga membantu menjaga sambungan tetap rapat dan mengurangi masuknya air, udara, serta kelembapan.

Apa Itu Lem Silen?

Bahan berbasis silikon ini berfungsi mengisi celah dan menyegel sambungan antara dua permukaan. Setelah mengering, sifatnya tetap fleksibel sehingga mampu mengikuti sedikit pergerakan pada sambungan.

Dalam penggunaan sehari-hari, orang sering menggunakan istilah silen, silicone sealant, atau sealant untuk menyebut bahan dengan fungsi serupa. Namun, sealant memiliki fungsi yang lebih luas daripada lem biasa. Selain memberikan daya rekat, bahan ini juga mengisi celah dan membantu melindungi sambungan dari kondisi lingkungan.

Karakter fleksibel tersebut membuat bahan ini sesuai untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Pengguna tetap perlu menyesuaikan jenis produk dengan permukaan dan kondisi area pemasangan agar mendapatkan hasil yang sesuai. Dengan pemilihan yang tepat, sealant dapat membantu menjaga sambungan tetap rapi sekaligus memberikan perlindungan pada area yang membutuhkan penyegelan.

Lem Silen untuk Bangunan

Pada bangunan, produk ini membantu menyegel berbagai bagian yang membutuhkan sambungan rapat dan fleksibel. Pekerja dapat mengaplikasikannya pada kaca, aluminium, kusen, panel, jendela, serta beberapa bagian interior dan eksterior.

Perubahan suhu dapat membuat bagian bangunan mengalami pemuaian dan penyusutan. Sifat fleksibel pada sealant membantu mengikuti pergerakan tersebut sehingga sambungan tetap terlindungi. Penggunaan bahan ini juga dapat membantu menghasilkan garis sambungan yang lebih rapi ketika pekerja mengaplikasikannya dengan teknik yang tepat.

Kondisi lingkungan turut memengaruhi pemilihan produk. Area yang sering terkena air, sinar matahari, atau perubahan suhu membutuhkan jenis silikon silen yang sesuai. Faktor material, lokasi, dan kondisi permukaan juga perlu menjadi pertimbangan sebelum produk digunakan.

Jenis-Jenis Silicone Sealant

Produsen umumnya membedakan silicone sealant berdasarkan sistem curing atau proses pengeringannya. Dua jenis yang umum tersedia adalah acid cure dan neutral cure. Keduanya memiliki karakteristik berbeda sehingga pengguna perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan aplikasi.

Sealant Asam

Jenis acid cure atau acetoxy silicone menghasilkan asam asetat selama proses pengeringan. Aroma seperti cuka biasanya muncul ketika produk mulai mengering.

Jenis ini cocok untuk aplikasi tertentu yang menggunakan material kompatibel. Namun, pengguna perlu memeriksa kecocokan produk sebelum mengaplikasikannya pada permukaan logam atau material tertentu yang sensitif terhadap sifat asam. Pemilihan yang tepat akan membantu mengurangi risiko masalah pada permukaan setelah aplikasi.

Sealant Netral

Jenis neutral cure menggunakan sistem pengeringan yang berbeda. Sealant ini menawarkan kompatibilitas yang lebih luas terhadap berbagai permukaan dan sering menjadi pilihan untuk kebutuhan konstruksi tertentu.

Pengguna sebaiknya mengikuti rekomendasi produk ketika memilih antara acid cure dan neutral cure. Cara tersebut membantu memastikan jenis sealant sesuai dengan karakter permukaan dan kondisi pemasangan.

lem silen

Fungsi Sealant pada Konstruksi

Fungsi sealant tidak hanya berkaitan dengan daya rekat. Bahan ini juga mengisi celah dan membantu membuat sambungan lebih rapat. Pada bangunan, sealant membantu mengurangi masuknya air dan udara melalui area sambungan.

Sifat elastisnya juga membantu menghadapi sedikit pergerakan sambungan akibat perubahan temperatur. Karena itu, pekerja sering memanfaatkannya pada area seperti sambungan jendela, kaca, panel, dan bagian bangunan lainnya. Pada area tertentu, lapisan sealant juga dapat membantu menjaga sambungan dari paparan lingkungan yang dapat mengganggu kondisi permukaan.

Cara Memilih Lem Silen

Sebelum membeli produk, tentukan terlebih dahulu permukaan yang akan direkatkan atau disegel. Kaca, aluminium, logam, dan material lainnya memiliki karakteristik berbeda. Pengguna juga perlu menentukan lokasi pemasangan, apakah berada di dalam atau luar ruangan.

Perhatikan pula kondisi lingkungan di sekitar sambungan. Air, sinar UV, kelembapan, dan perubahan suhu dapat memengaruhi kebutuhan sealant. Daya rekat, fleksibilitas, kompatibilitas, dan ketahanan terhadap lingkungan juga perlu menjadi pertimbangan.

Saat memilih lem silen, jangan hanya melihat harga atau popularitas merk. Perhatikan juga spesifikasi dan rekomendasi penggunaan karena setiap merek dapat memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan memahami kebutuhan aplikasi terlebih dahulu, pengguna dapat menentukan produk yang lebih sesuai dengan pekerjaan.

Untuk kebutuhan sealant bangunan, PT Grha Sinar Arya merupakan distributor Sealant merek GRH dan menyediakan beberapa varian untuk kebutuhan aplikasi yang berbeda. Pengguna dapat menyesuaikan pilihan produk dengan jenis material, lokasi, dan kebutuhan pekerjaan.

Cara Menggunakan Sealant

Sebelum mengaplikasikan produk, bersihkan permukaan dari debu, minyak, air, dan kotoran lainnya. Permukaan yang bersih membantu sealant menempel dengan lebih baik.

Selanjutnya, potong ujung nozzle sesuai ukuran sambungan. Aplikasikan bahan secara merata mengikuti garis sambungan, kemudian ratakan menggunakan alat yang sesuai sebelum lapisan mulai mengering. Pastikan aplikasi menghasilkan garis yang konsisten agar sambungan terlihat lebih rapi.

Setelah aplikasi selesai, biarkan sealant mengering sesuai petunjuk produk. Hindari menyentuh atau memberikan beban pada sambungan selama proses pengeringan berlangsung. Persiapan permukaan dan teknik aplikasi yang tepat akan membantu menghasilkan sambungan yang lebih rapi dan tahan lama.

Dengan memilih jenis yang sesuai dan mengikuti cara aplikasi yang benar, bahan berbasis silikon ini dapat membantu menghasilkan sambungan yang rapi, fleksibel, dan terlindungi untuk berbagai kebutuhan bangunan.

Terima kasih telah membaca artikel ini sampai akhir. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda tentang Lem Silen.   GSA INDONESIA 0811 6902 888

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *